JAKARTA – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dalam empat bulan pertama tahun ini berhasil meraih kontrak baru sebesar Rp4,7 triliun atau 19% dari target kontrak 2016 yang mencapai Rp25,1 triliun.
Corporate Secretary Adhi Karya Ki Syahgolang Permana menjelaskan, raihan kontrak baru hingga April
2016 tersebut meningkat 43,4% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun sebelumnya yaitu di angka Rp3,3 triliun. ”Di luar pencapaian hingga April 2016 terdapat Rp2,4 triliun tender yang telah menetapkan pemenang,” kata pria yang akrab disapa Kiki ini kepada sejumlah media di Jakarta kemarin. Lebih lanjut dia menambahkan, realisasi kontrak baru pada April antara lain tol Bakauheni - Terbanggi Besar senilai Rp1,9 triliun di Lampung dan Transmart Maguwo Yogyakarta Rp146,1 miliar di Yogyakarta.
Hingga April 2016, ADHI telah mengikuti total tender sebanyak Rp8 triliun. Dari kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru hingga April 2016 didominasi oleh konstruksi yakni 90,7% dan sisanya lini bisnis lainnya. ”Pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri atas pekerjaan gedung sebanyak 40,5%, jalan dan jembatan 49,1%, sedangkan dermaga serta infrastruktur lainnya sebesar 10,4%,” paparnya.
Sebelumnya Direktur Keuangan Adhi Karya Haris Gunawan mengungkapkan, perseroan baru saja memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar Rp7,5 triliun, yang terdiri atas non-cash loan (nontunai) Rp7 triliun dan cash loan (tunai) Rp500 miliar.
0 comments:
Post a Comment